Rechercher dans ce blog

Wednesday, January 10, 2024

7 Nama Makanan Indonesia yang Berasal dari Singkatan, Ada Kue Putu-Hucap - beautynesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga kaya akan keberagaman kulinernya. Pasalnya, hampir di setiap daerah yang ada di Indonesia selalu memiliki kuliner khas daerahnya masing-masing. Hal tersebut tentu menjadikan Indonesia sebagai negara yang unik dan memesona di mata dunia.

Apalagi setiap kuliner yang ada juga memiliki cita rasa khas nusantara yang tidak dimiliki oleh negara lain. Selain itu, hal yang menjadikan kuliner Indonesia semakin khas adalah penamaannya yang tidak kalah unik dan mudah diingat.

Bahkan tak jarang banyak ditemukan nama makanan di Indonesia yang diambil dari singkatan. Meskipun nama-nama makanan tersebut sering kali diucapkan, namun tak sedikit orang Indonesia yang baru mengetahui bahwa nama makanan tersebut ternyata berasal dari singkatan.

Dalam hal ini, penamaan singkatan yang digunakan untuk nama makanan Indonesia biasanya berasal dari budaya atau kebiasaan dari orang Indonesia itu sendiri yang suka menyingkat sesuatu agar lebih mudah diingat dan diucap. Sehingga membuat nama makanan tersebut menjadi populer di kalangan masyarakat.

Lantas, apa saja nama makanan Indonesia yang berasal dari singkatan? Berikut 7 makanan Indonesia yang namanya berasal dari singkatan. Check it out!

Kue Putu

Kue putu/Foto: Twitter/@BaseBDG

Beauties, kamu mungkin sudah tidak asing bukan dengan kue putu? Kue putu merupakan kuliner khas tradisional yang bahan dasarnya berasal dari tepung beras, parutan kelapa, dan gula merah. Sehingga rasanya manis dan mengenyangkan. 

Namun, tahukah kamu, Beauties? Nama kue putu ternyata berasal dari singkatan, yakni putu yang berarti "Pencari Uang Tenaga Uap". Penamaan tersebut diambil dari kebiasaan penjualnya, yang mana mereka mengolah kue putu dengan cara mengukusnya di atas uap atau uap panas.

Sehingga ketika penjual kue putu berkeliling menjajakan dagangannya dengan gerobak maka gerobak tersebut akan menghasilkan bunyi khas yang berasal dari proses pengolahan kue putu. Bunyi khas ini biasanya dapat didengar oleh orang-orang yang melewatinya.

Perkedel

Perkedel/Foto: Instagram/@menuseharihari

Perkedel merupakan salah satu jenis lauk pauk yang populer di Indonesia karena selain enak dan mengenyangkan, pembuatan perkedel juga tidak sulit. Kamu hanya perlu menyiapkan kentang dan telur sebagai bahan dasarnya, kemudian bumbu untuk menambahkan cita rasanya agar lebih umami.

Kepopuleran perkedel ini ternyata tidak luput dari namanya yang mudah diingat dan diucap. Pasalnya, selain pengolahannya yang mudah, nama perkedel juga unik di telinga masyarakat. Hal ini karena nama perkedel ternyata merupakan singkatan dan memiliki kepanjangan dari "Persatuan Kentang dan Telur" yang merujuk pada bahan dasar dari pembuatan perkedel itu sendiri.

Es Doger

Es doger/Foto: Instagram/@bogoreatery

Ketika panas matahari sedang terik memang akan lebih nikmat jika kita minum segelas es. Salah satu es yang paling mudah ditemukan, terutama di pasar dan jalanan umum adalah es doger. Es doger sendiri merupakan kepanjangan dari "Es Dorong Gerobak", yang mana es tersebut dijajakan menggunakan gerobak oleh penjualnya.

Adapun isian dari es doger, meliputi es dan susu yang ditambah dengan tapai, ketan hitam, alpukat, pacar cina, serta sirup. Terkadang ada juga beberapa es doger yang ditambahkan dengan potongan roti berbentuk dadu dan taburan kacang. Meskipun isian dari es doger banyak, namun kamu masih bisa menyesuaikannya dengan seleramu.

Ketoprak

Ketoprak/Foto: dok. detikfood

Makanan selanjutnya yang namanya berasal dari singkatan adalah ketoprak. Ketoprak merupakan kepanjangan dari "Ketupat Taoge Digeprak". Meskipun demikian, bahan dasar dari ketoprak bukan hanya ketupat dan taoge saja. Tetapi, juga ada bihun, tahu, telur, dan siraman bumbu kacang.

Sementara itu, makanan Indonesia satu ini tidak sulit untuk dicari karena ketoprak termasuk salah satu kuliner khas Indonesia yang paling eksis di jalanan umum atau kaki lima. Bahkan harganya untuk satu porsi pun sangat terjangkau, yakni kisaran Rp15 ribu sampai Rp25 ribu saja.

Cuanki

Cuanki/Foto: dok. detikfood

Cuanki merupakan salah satu kuliner khas Jawa Barat yang namanya juga berasal dari singkatan, yakni "Cari Uang Jalan Kaki". Penamaan tersebut diambil dari kebiasaan penjualnya di zaman dahulu dalam menjajakan cuanki secara berkeliling dengan jalan kaki sambil memikul gerobaknya.

Sementara itu, ada juga beberapa sumber yang mengatakan bahwa cuanki berasal dari kata "Choan Kie", yang berarti "mengandung rezeki". Hidangan ini memiliki bahan dasar ikan, daging sapi, dan tepung tapioka yang diberi kuah kaldu. Ada juga tambahan, seperti siomay kukus, siomay goreng, tahu goreng, dan tahu rebus di dalamnya.

Basreng

Basreng/Foto: Twitter/@FOODFESS2

Bagi kamu yang suka membeli camilan di warung pasti sudah tidak asing bukan dengan basreng? Basreng merupakan salah satu camilan khas Sunda yang memiliki kepanjangan "Baso Digoreng". Camilan ini terbuat dari baso ikan yang diiris tipis-tipis, kemudian diolah dengan cara digoreng.

Biasanya, basreng diberi taburan bumbu pedas yang bisa disesuaikan tingkat kepedasannya. Namun, bagi kamu yang tidak suka pedas dan ingin menikmati basreng, bisa dengan memilih bumbu selain pedas. Sebab, saat ini basreng juga menyediakan varian rasa lain seperti keju, rumput laut, dan asin.

Hucap

Hucap/Foto: dok. detikjabar

Beauties, pernahkah kamu mencoba hucap? Hucap merupakan salah satu kuliner Indonesia yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Hidangan yang menggunakan tahu sebagai bahan dasarnya ini ternyata memiliki nama yang berasal dari singkatan, lho!

Menurut beberapa sumber, singkatan dari nama makanan hucap adalah "Tahu Kecap". Kendati demikian, selain tahu, hucap juga terbuat dari ketupat sebagai bahan dasarnya, yang kemudian diberi siraman saus kacang dan bawang goreng. Biasanya, hucap disajikan sebagai menu sarapan.

Sebagai informasi, tahu yang digunakan pada hucap merupakan tahu buatan Kuningan. Pemilihan tahu tersebut diyakini karena bentuknya yang lebih padat dan rasanya yang gurih.

Nah, Beauties itulah tadi 7 makanan Indonesia yang namanya berasal dari singkatan. Adakah yang baru kamu tahu?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Adblock test (Why?)


7 Nama Makanan Indonesia yang Berasal dari Singkatan, Ada Kue Putu-Hucap - beautynesia
Read More

Kue Putu Khas Bangka, Jajanan Tradisional Mirip Dorayaki Jepang - SINDOnews TV - SINDOnews Video

Inilah kue putu yang menjadi favorit banyak orang. Kudapan tradisional ini banyak ditemui di Pulau Bangka Belitung. Jika biasanya dibuat dengan bambu, kini kue putu dibuat dengan cetakan pipih

Sehingga bentuk kue putu mirip dengan jajana khas Jepang yakni dorayaki. Kue putu khas Bangka ini diolah dengan tepung beras dan gula aren asli

Sehingga menghasilkan cita rasa yang gurih dan memilik sensasi tersendiri. Harga untuk kue putu ini dijual Rp1.000 per satuannya

Kontributor: Haryanto

Produser: Akira AW

Adblock test (Why?)


Kue Putu Khas Bangka, Jajanan Tradisional Mirip Dorayaki Jepang - SINDOnews TV - SINDOnews Video
Read More

Tuesday, January 9, 2024

Kue Putu Pandan, Nikmat Berselimut Kelapa Kukus Hangat - Medcom.Id

Jakarta: Secara etimologi istilah "putu" dalam bahasa Indonesia merupakan kata serapan dari Jawa, puthu yang berakar dari istilah kuno Jawa puthon yang berarti "bundar" atau "lingkaran", merujuk kepada bentuk rongga buluh bambu yang digunakan dalam proses pembuatan kue putu bambu. 

Dilansir dari Wikipedia, dalam bahasa Indonesia, Bali, dan Tagalog, varian kue putu bambu juga dikenali dengan istilah "putu bumbung", "puthu bumbung  dan "puto bumbong secara berurutan yang berakar dari isilah dalam Jawa puthu bumbung yang bermakna "kue isian (gula jawa) yang dibuat menggunakan buluh".

Kue putu ini umumnya dihidangkan dalam warna putih dan hijau. Sedangkan dalam varian Putu Bugis (berasal dari Sulawesi Selatan), biasanya kue dibuat menggunakan bahan seperti beras ketan hitam tanpa gula sehingga menghasilkan warna kue putu yang gelap cenderung hitam.

Kalau ENDEUSiast sedang kangen dengan jajanan jadul ini, bisa buat sendiri di rumah. Simak resep putu pandan dari Endeus TV di bawah ini.
 

Bahan putu pandan:

 
  • 250 gr tepung beras
  • 60 gr tepung ketan
  • 200 ml air pandan
  • 150 gr gula merah, sisir
  • 100 gr kelapa setengah tua, parut memanjang
  • ½ sdt garam
 

Cara membuat putu pandan:

 
  1. 1. Kukus kelapa parut dengan garam
  2. 2. Dalam wadah, masukkan tepung beras dan tepung ketan. Tuang air pandan. Aduk rata
  3. 3. Saring adonan. Sisihkan
  4. 4. Masukkan adonan ½ bagian cetakan/mangkuk kecil yang diolesi minyak, tambahkan gula merah, tambahkan adonan menutupi cetakan
  5. 5. Kukus selama 10 menit atau hingga matang. Sajikan dengan parutan kelapa

Tips: Agar lebih harum, saat mengukus kelapa bisa ditambahkan daun pandan.

(TIN)

Adblock test (Why?)


Kue Putu Pandan, Nikmat Berselimut Kelapa Kukus Hangat - Medcom.Id
Read More

Ide Bisnis Menyambut Lebaran; 1 Bihun Bisa Jadi 2 Toples Kue Bahkan Tahan Hingga 2 Bulan, Cuan Banget Bukan?? - Timenews - Timenews

TIMENEWS.co.id - Bihun adalah jenis mie yang terbuat dari tepung beras atau tepung hunkwee (tepung kanji). Mie ini biasanya dihasilkan dengan cara melalui proses pemipilan dan perebusan.

Bihun memiliki tekstur lembut dan kenyal, serta sering digunakan dalam berbagai masakan, seperti bakmi goreng, bubur, atau hidangan dan jajanan khas Asia Tenggara lainnya.

Dilansir Timenews dalam channel YouTube Agus Cuguy pada 8 Januari 2024, dalam konteks resep yang diberikan, bihun ini digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat kue kering spesial.

Proses penggorengan bihun dalam resep tersebut memberikan tekstur yang renyah pada kue kering, menciptakan kreasi baru yang unik dan lezat untuk hidangan Lebaran.

Baca Juga: Orang Miskin Akan Tetap Dalam Kondisi Miskin, Jika Tetap Lakukan Ini

Berikut bahan-bahan serta langkah-langkah yang dilakukan dalam oembuatan kue kering dari bihun.

Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat sederhana, antara lain:

  • 60 gram bihun beras atau bihun jagung
  • 150 gram margarin (bebas merek)
  • Kental manis cair sebanyak 200 gram
  • 200 gram tepung terigu protein sedang
  • Kacang tanah secukupnya, yang sudah disangrai dan ditumbuk

Langkah-langkah:

Pertama-pertama, bihun digoreng dengan minyak panas hingga mengembang sempurna. Proses ini akan memberikan tekstur yang renyah pada kue kering. Setelah digoreng, bihun ditiriskan dan dibiarkan dingin.

Baca Juga: Misteri Biaya Kuliah yang Semakin Hari Semakin Mahal, Ada Apa??

Langkah kedua, kita persiapkan adonan dengan mencampur 150 gram margarin dengan 2 bungkus kental manis.

Aduk hingga tercampur rata, lalu tambahkan 200 gram tepung terigu. Aduk kembali hingga adonan lembut dan rata.

Selanjutnya, bihun yang telah dingin dicampurkan ke dalam adonan. Proses ini dilakukan dengan hati-hati, sehingga adonan memiliki tekstur yang pas.

Kemudian, adonan dibentuk sesuai selera dan ditempatkan di loyang yang sudah diolesi margarin.

Adblock test (Why?)


Ide Bisnis Menyambut Lebaran; 1 Bihun Bisa Jadi 2 Toples Kue Bahkan Tahan Hingga 2 Bulan, Cuan Banget Bukan?? - Timenews - Timenews
Read More

Monday, January 8, 2024

7 Nama Makanan Indonesia yang Berasal dari Singkatan, Ada Kue Putu-Hucap - beautynesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga kaya akan keberagaman kulinernya. Pasalnya, hampir di setiap daerah yang ada di Indonesia selalu memiliki kuliner khas daerahnya masing-masing. Hal tersebut tentu menjadikan Indonesia sebagai negara yang unik dan memesona di mata dunia.

Apalagi setiap kuliner yang ada juga memiliki cita rasa khas nusantara yang tidak dimiliki oleh negara lain. Selain itu, hal yang menjadikan kuliner Indonesia semakin khas adalah penamaannya yang tidak kalah unik dan mudah diingat.

Bahkan tak jarang banyak ditemukan nama makanan di Indonesia yang diambil dari singkatan. Meskipun nama-nama makanan tersebut sering kali diucapkan, namun tak sedikit orang Indonesia yang baru mengetahui bahwa nama makanan tersebut ternyata berasal dari singkatan.

Dalam hal ini, penamaan singkatan yang digunakan untuk nama makanan Indonesia biasanya berasal dari budaya atau kebiasaan dari orang Indonesia itu sendiri yang suka menyingkat sesuatu agar lebih mudah diingat dan diucap. Sehingga membuat nama makanan tersebut menjadi populer di kalangan masyarakat.

Lantas, apa saja nama makanan Indonesia yang berasal dari singkatan? Berikut 7 makanan Indonesia yang namanya berasal dari singkatan. Check it out!

Kue Putu

Kue putu/Foto: Twitter/@BaseBDG

Beauties, kamu mungkin sudah tidak asing bukan dengan kue putu? Kue putu merupakan kuliner khas tradisional yang bahan dasarnya berasal dari tepung beras, parutan kelapa, dan gula merah. Sehingga rasanya manis dan mengenyangkan. 

Namun, tahukah kamu, Beauties? Nama kue putu ternyata berasal dari singkatan, yakni putu yang berarti "Pencari Uang Tenaga Uap". Penamaan tersebut diambil dari kebiasaan penjualnya, yang mana mereka mengolah kue putu dengan cara mengukusnya di atas uap atau uap panas.

Sehingga ketika penjual kue putu berkeliling menjajakan dagangannya dengan gerobak maka gerobak tersebut akan menghasilkan bunyi khas yang berasal dari proses pengolahan kue putu. Bunyi khas ini biasanya dapat didengar oleh orang-orang yang melewatinya.

Perkedel

Perkedel/Foto: Instagram/@menuseharihari

Perkedel merupakan salah satu jenis lauk pauk yang populer di Indonesia karena selain enak dan mengenyangkan, pembuatan perkedel juga tidak sulit. Kamu hanya perlu menyiapkan kentang dan telur sebagai bahan dasarnya, kemudian bumbu untuk menambahkan cita rasanya agar lebih umami.

Kepopuleran perkedel ini ternyata tidak luput dari namanya yang mudah diingat dan diucap. Pasalnya, selain pengolahannya yang mudah, nama perkedel juga unik di telinga masyarakat. Hal ini karena nama perkedel ternyata merupakan singkatan dan memiliki kepanjangan dari "Persatuan Kentang dan Telur" yang merujuk pada bahan dasar dari pembuatan perkedel itu sendiri.

Es Doger

Es doger/Foto: Instagram/@bogoreatery

Ketika panas matahari sedang terik memang akan lebih nikmat jika kita minum segelas es. Salah satu es yang paling mudah ditemukan, terutama di pasar dan jalanan umum adalah es doger. Es doger sendiri merupakan kepanjangan dari "Es Dorong Gerobak", yang mana es tersebut dijajakan menggunakan gerobak oleh penjualnya.

Adapun isian dari es doger, meliputi es dan susu yang ditambah dengan tapai, ketan hitam, alpukat, pacar cina, serta sirup. Terkadang ada juga beberapa es doger yang ditambahkan dengan potongan roti berbentuk dadu dan taburan kacang. Meskipun isian dari es doger banyak, namun kamu masih bisa menyesuaikannya dengan seleramu.

Ketoprak

Ketoprak/Foto: dok. detikfood

Makanan selanjutnya yang namanya berasal dari singkatan adalah ketoprak. Ketoprak merupakan kepanjangan dari "Ketupat Taoge Digeprak". Meskipun demikian, bahan dasar dari ketoprak bukan hanya ketupat dan taoge saja. Tetapi, juga ada bihun, tahu, telur, dan siraman bumbu kacang.

Sementara itu, makanan Indonesia satu ini tidak sulit untuk dicari karena ketoprak termasuk salah satu kuliner khas Indonesia yang paling eksis di jalanan umum atau kaki lima. Bahkan harganya untuk satu porsi pun sangat terjangkau, yakni kisaran Rp15 ribu sampai Rp25 ribu saja.

Cuanki

Cuanki/Foto: dok. detikfood

Cuanki merupakan salah satu kuliner khas Jawa Barat yang namanya juga berasal dari singkatan, yakni "Cari Uang Jalan Kaki". Penamaan tersebut diambil dari kebiasaan penjualnya di zaman dahulu dalam menjajakan cuanki secara berkeliling dengan jalan kaki sambil memikul gerobaknya.

Sementara itu, ada juga beberapa sumber yang mengatakan bahwa cuanki berasal dari kata "Choan Kie", yang berarti "mengandung rezeki". Hidangan ini memiliki bahan dasar ikan, daging sapi, dan tepung tapioka yang diberi kuah kaldu. Ada juga tambahan, seperti siomay kukus, siomay goreng, tahu goreng, dan tahu rebus di dalamnya.

Basreng

Basreng/Foto: Twitter/@FOODFESS2

Bagi kamu yang suka membeli camilan di warung pasti sudah tidak asing bukan dengan basreng? Basreng merupakan salah satu camilan khas Sunda yang memiliki kepanjangan "Baso Digoreng". Camilan ini terbuat dari baso ikan yang diiris tipis-tipis, kemudian diolah dengan cara digoreng.

Biasanya, basreng diberi taburan bumbu pedas yang bisa disesuaikan tingkat kepedasannya. Namun, bagi kamu yang tidak suka pedas dan ingin menikmati basreng, bisa dengan memilih bumbu selain pedas. Sebab, saat ini basreng juga menyediakan varian rasa lain seperti keju, rumput laut, dan asin.

Hucap

Hucap/Foto: dok. detikjabar

Beauties, pernahkah kamu mencoba hucap? Hucap merupakan salah satu kuliner Indonesia yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Hidangan yang menggunakan tahu sebagai bahan dasarnya ini ternyata memiliki nama yang berasal dari singkatan, lho!

Menurut beberapa sumber, singkatan dari nama makanan hucap adalah "Tahu Kecap". Kendati demikian, selain tahu, hucap juga terbuat dari ketupat sebagai bahan dasarnya, yang kemudian diberi siraman saus kacang dan bawang goreng. Biasanya, hucap disajikan sebagai menu sarapan.

Sebagai informasi, tahu yang digunakan pada hucap merupakan tahu buatan Kuningan. Pemilihan tahu tersebut diyakini karena bentuknya yang lebih padat dan rasanya yang gurih.

Nah, Beauties itulah tadi 7 makanan Indonesia yang namanya berasal dari singkatan. Adakah yang baru kamu tahu?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Adblock test (Why?)


7 Nama Makanan Indonesia yang Berasal dari Singkatan, Ada Kue Putu-Hucap - beautynesia
Read More

Resep Putu Ayu Pandan, Kue Basah Tradisional dari Adonan Kelapa - Sukabumi Update - Sukabumi Update

SUKABUMIUPDATE.com - Putu Ayu adalah salah satu jenis kue tradisional Indonesia. Kue Putu Ayu berbentuk bundar pipih dengan lapisan luar yang terbuat dari kelapa parut yang dicampur dengan kelapa muda, dan di bagian tengahnya biasanya terdapat vla (krim santan).

Ciri khas Putu Ayu yaitu penggunaan kelapa sebagai salah satu bahan utamanya, sehingga memberikan cita rasa yang khas dan aroma yang harum. Selain itu, bentuk bundar pipih dan penyajian Putu Ayu dengan kelapa parut memberikan tampilan yang menarik.

Cara Membuat Putu Ayu Pandan bisa Updaters dapatkan dengan membaca artikel ini sampai tuntas.

Baca Juga: 10 Cara Mengenali Orang yang Tidak Menyukai Kita, Perhatikan Sikapnya!

Berikut Resep Putu Ayu Pandan, kue basah tradisional yang sering jadi isian konsumsi, dikutip dari Cookpad, yuk recook!

Resep Putu Ayu Pandan, Kue Basah Tradisional dari Adonan Kelapa | Foto: Instagram/aniktriwinaResep Putu Ayu Pandan, Kue Basah Tradisional dari Adonan Kelapa | Foto: Instagram/aniktriwina

  • Waktu Memasak : 1 jam 30 menit

Bahan Membuat Putu Ayu Pandan

  • 200 gr gula pasir
  • 2 btr telur
  • 1 sdt SP
  • 150 gr tepung terigu
  • 1 bks santan instan
  • 3 lbr daun pandan, blender dengan 200ml air, saring
  • Secukupnya pewarna hijau (opsional pasta pandan)
  • Secukupnya garam
  • 150 gr kelapa parut, beri sedikit garam

Baca Juga: 10 Cara Mengetahui Apa Orang Menyukai Kita Atau Tidak

Cara Membuat Putu Ayu Pandan

  • Mixer telur, SP, dan masukkan gula secara bertahap, sampai putih mengembang.
  • Campurkan santan, air pandan, dan pewarna hijau, lalu masukkan ke adonan. 
  • Aduk rata.
  • Siapkan cetakan yg sudah dioles tipis dengan minyak goreng.
  • Masukkan kelapa parut ke dalam cetakan, rapikan (tips agar lebih awet, kelapa parutnya dikukus dulu sebelum dipakai).
  • Lalu masukkan adonan di atasnya.
  • Kukus ke dalam panci kukusan yg sudah beruap banyak, selama 10-15 menit.
  • Setelah matang, lepaskan dari cetakan. 
  • Putu Ayu Pandan siap disajikan.

Baca Juga: 11 Ciri Orang yang Tidak Menyukai Kita, Suka Menyindir Diam-diam!

Putu Ayu sering dijadikan sebagai hidangan kue tradisional dalam berbagai acara, perayaan, atau sebagai camilan sehari-hari.

Rasanya yang lembut dan gurih, bersama dengan keharuman kelapa, membuat Putu Ayu populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Sumber : Cookpad

Adblock test (Why?)


Resep Putu Ayu Pandan, Kue Basah Tradisional dari Adonan Kelapa - Sukabumi Update - Sukabumi Update
Read More

Mahasiswa Unja manfaatkan buah mangrove jadi bahan baku kue brownies - ANTARA

Dengan pelatihan pembuatan brownies berbahan mangrove api-api yang kami lakukan, masyarakat menjadi paham dan ingin membuat olahan buah ini menjadi suatu produk kuliner berupa brownies yang dapat menjadikan produk khas dari Tanjung Solok
Jambi (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Jambi (Unja) memanfaatkan buah mangrove api-api untuk bahan baku pembuatan kue brownies bersama warga Kelurahan Tanjung Solok, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

"Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat sekitar tentang kandungan dan manfaat dari buah mangrove api-api yang nantinya dapat dijadikan suatu produk khas Tanjung Solok, yang dapat membangun perekonomian setempat,” kata Perwakilan Mahasiswa Program Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (P2M2) Unja, Sonia, di Jambi, Senin.

Dengan inovasi yang dilakukan ini, kata dia, memberikan dampak positif dan menambah pengetahuan baru kepada warga sekitar terkait manfaat dan kandungan buah mangrove api-api.

"Dengan pelatihan pembuatan brownies berbahan mangrove api-api yang kami lakukan, masyarakat menjadi paham dan ingin membuat olahan buah ini menjadi suatu produk kuliner berupa brownies yang dapat menjadikan produk khas dari Tanjung Solok,” katanya. 

Baca juga: Mahasiswa Unja ciptakan obat penyakit kulit hewan ternak 

Program tersebut, kata dia, diharapkan dapat membantu ibu-ibu yang ada di Kelurahan Tanjung Solok mengembangkan potensi alam yang ada, seperti tanaman mangrove, menjadi salah satu kegiatan ekonomi kreatif.

Dari hasil kajiannya, komposisi hasil analisa dari bagian mangrove api-api menunjukkan bahwa bagian biji tanaman banyak mengandung protein sebanyak 10,8 persen dan karbohidrat sebanyak 21,4 persen, sehingga bisa dijadikan sebagai alternatif bahan pangan. Selain itu dari jhasil pengujian ada kadar vitamin B dan C pada biji mangrove api-api.

Dosen pembimbing P2M2 Unja, Indra Lesmana, menegaskan bahwa inovasi ini membangun kedekatan antara perguruan tinggi dengan masyarakat Tanjung Solok.

P2M2 merupakan program yang memberikan pengalaman kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sehingga bisa mencari solusi atas permasalahan yang ada di kehidupan masyarakat sehari-hari.

Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut salah satu bagian untuk mendukung mata kuliah program studi teknomangrove, pengolah produk berbasis mangrove, serta sesuai dengan peta jalan kegiatan pengabdian program studi.

Baca juga: Mahasiswa Unja ciptakan penyiram tanaman terkoneksi smartphone
Baca juga: Mahasiswa Unja bikin inovasi pasang sumur pantau di lahan gambut

Pewarta: Tuyani
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2024

Adblock test (Why?)


Mahasiswa Unja manfaatkan buah mangrove jadi bahan baku kue brownies - ANTARA
Read More

10 Makanan Khas yang Wajib Ada Saat Imlek - detikJatim

Daftar Isi Surabaya - Saat Imlek tiba, meja makan dipenuhi dengan beragam hidangan yang melambangkan harapan dan keberuntungan untuk tah...